Jumat, 07 Agustus 2009

5 Kunci menjadi orang tua positif

1. Boleh saja berbeda
semua anak itu unik, mereka mempunyai bakat2, tantangan dan kebutuhan2 yang berbeda, tugas kita sebagai orang tua adalah mengenali semua itu dan merawatnya, anak kita mungkin pintar pada bidang tertentu dan lebih lamban pada bidang lainnya, atatu mungkin dia tidak menunjukkan adanya kemajuan sampai dia melompat jauh ke depan pada suatu hari. Anak-anak tumbuh dengan kecepatan tersendiri dan kita perlu mendorongnya tanpa terus menerus mengukurnya atau membandingkannya dengan anak yang lain.

2. Boleh saja berbuat salah
Setiap orang pasti pernah sesekali tergelincir, itu hal yang normal dan wajar, jika anda bereaksi berlebihan, anak akan merasa adasesuatu yang tidak beres dalam dirinya. Cara terbaik untuk mengajar anak bahwa berbuat sala itu boleh ataau bisa saja terjadi adalah dengan mengakui kesalahan-kesalahan kita sendiri.

3.Boleh saja merasakan emosi-emosi negatif.
Rasa marah, sedih, takut, menderita frustasi kecewa, cemas, malu, cemburu, sakit hati, atau tidk aman bukan hanya alami dan normal, tapi merupakan bagian penting dari pertumbuhan, anak-anak pperlu mengungkapkan rangkaian emosinya, sehingga tidak dikuasai emosinya.

4. Boleh saja menginginkan lebih.
sering anak mendapatkan pesan bahwamereka salah, mementingkan diri sendiri, atau manja jika meminta lebih atau karena marah jika merekatidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang tu yang positif berarti mengajari anak-anaknyacara memeinta yang mereka inginkan dengan tetap menghormati oarng lain.

5. Boleh saja anak berkata tidak sejauh ayah ibu tetap menjadi Bosnya
Mendapatkan izin untuk berkata tidak benar-benar memberi kekuatan kepada anak, banyak orang tua yang cemas; memberikan anak terlalu banyak kekuatan akan memanjakannya, mengizikan anak berkata tidak membuka pintu kepadanya untuk mengekspresikan perasaan2nya, jika anak tidak mempunyai rasa identitas diri yang kuat, anak akan mudah menjadi korban penipuan atau tindakan kekerasan, bahkan mungkin anak akan tertarik pada hubungan kekerasan karena merasa dirinya tidak berharga.

0 Komentar:

Posting Komentar

Komentar Silahkan ...

 

Suprihono Blog Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template